TIPS
SEHAT BERBUKA PUASA
Sahabat ..........
Berpuasa, selain menjalankan perintah agama (Islam),
ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan lho. Sebut saja misalnya menurunkan
kadar gula darah, kolesterol, mengendalikan tekanan darah, serta membersihkan
saluran pencernaan.
Bahkan ada pula yang memanfaatkan puasa sebagai cara
untuk menurunkan berat badan.
Akan tetapi untuk memperoleh manfaat sehat tersebut,
anda harus memperhatikan makanan dan minuman yang anda konsumsi pada saat
berbuka.
Hal ini karena selama berpuasa, sistem pencernaan kita
mengurangi produksi enzim sehingga berpengaruh pada lapisan lendir pada perut.
Sehingga makan secara berlebihan setelah seharian
perut kita kosong, justru akan mengakibatkan masalah kesehatan tersendiri.
Seperti sakit perut, diare dan kembung.
Yang sebaiknya kita lakukan pada saat berbuka adalah
mengonsumsi makanan dan minuman secara perlahan, agar sistem pencernaan tidak
kaget
Berikut ini adalah beberapa tips berbuka puasa supaya
anda tetap sehat dan bugar:
1. Berbukalah dengan jumlah yang wajar, tidak
berlebihan.
2. Batalkan puasa anda dengan meminum minuman manis
dari gula alami, jus yang terbuat dari buah dan sayuran segar tentunya lebih
bermanfaat lagi.
3. Setelah tubuh beradaptasi, anda dapat melanjutkan
dengan mengonsumsi yoghurt dan buah. Yoghurt mengandung bakteri yang baik untuk
usus anda.
4. Masukkan sayuran segar dalam menu berbuka.
5. Kunyah secara perlahan. Biarkan tubuh mencerna
makanan tersebut.
6. Kenali tubuh anda. Berbukalah dengan porsi kecil,
dan berhentilah makan ketika merasa kenyang. Anda dapat mulai lagi makan 2 atau
3 jam kemudian.
Sumber
: SARI HUSADA-Nutrisi Untuk Bangsa.(blog)
Buka Puasa Sehat Dengan Gizi Seimbang
Saat-saat berbuka puasa sudah
pasti ditunggu-tunggu oleh mereka yang menjalankan ibadah puasa.
Biasanya pada saat berbuka puasa melimpah menu berbuka yang menggoda selera.
Sebuah godaan besar setelah menahan lapar dan dahaga. Akan tetapi ada baiknya
kita juga tetap memperhatikan kandungan gizi menu berbuka yang akan kita
santap.
Ada sebuah pedoman yang dapat dijadikan panduan dalam menentukan pola makan kita, yakni PGS (Pedoman Gizi Seimbang-red). Berbeda dengan konsep 4 Sehat 5 Sempurna yang sudah "ketinggalan zaman" karena menyamaratakan kebutuhan gizi untuk semua orang, konsep PGS menganjurkan kita untuk makan dengan memperhatikan komposisi gizi secara seimbang.
Dengan mengikuti PGS, kita tidak dianjurkan untuk memakan makanan yang memiliki kandungan zat gizi tertentu yang tinggi atau menu yang itu-itu saja. Menu yang variatif diharapkan dapat memberikan gizi yang seimbang buat kita. Setidaknya, tubuh kita membutuhkan zat-zat berikut ini:
1. Karbohidrat
Karbohidrat berperan sebagai zat tenaga. Dalam keseharian, karbohidrat dapat didapatkan dengan mengonsumsi nasi, roti, sereal, kentang, mie. Terkadang banyak orang salah kaprah dengan menjadikan mie sebagai lauk untuk makan nasi. Dari sudut pandang gizi yang seimbang hal ini tidak baik karena artinya yang kita makan adalah melulu karbohidrat.
2. Protein
Protein berperan sebagai zat pembangun. Ada dikenal protein hewani dan protein nabati. Protein hewani bisa didapatkan dengan mengonsumsi lauk seperti ikan, daging, atau susu sapi. Sementara protein hewani bisa didapatkan dengan mengonsumsi kacang-kacangan.
3.Vitamin dan mineral
Kedua zat ini penting bagi tubuh sebagai zat pengatur. Ada banyak jenis vitamin dan sumber vitamin seperti buah dan sayur-sayuran.
4. Lemak
Tidak seluruh lemak buruk buat tubuh. Ada lemak yang baik untuk tubuh, terutama
yang mengandung omega 3 dan 6. Buat anak ini baik untuk pertumbuhannya.
Dalam berbuka puasa, kita sering dianjurkan untuk mengonsumsi makan-makanan yang manis. Hal ini disebabkan karena tubuh kita membutuhkan zat gula setelah seharian menahan haus dan lapar. Akan tetapi, apabila dikonsumsi secara berlebihan, hal ini akan berbalik menjadi tidak baik untuk tubuh. Mengonsumsi santapan berbuka puasa dengan berlebihan hanya akan membuat sistem kerja alat pencernaan kita terkejut.
Dalam berbuka puasa, kita sering dianjurkan untuk mengonsumsi makan-makanan yang manis. Hal ini disebabkan karena tubuh kita membutuhkan zat gula setelah seharian menahan haus dan lapar. Akan tetapi, apabila dikonsumsi secara berlebihan, hal ini akan berbalik menjadi tidak baik untuk tubuh. Mengonsumsi santapan berbuka puasa dengan berlebihan hanya akan membuat sistem kerja alat pencernaan kita terkejut.
Juga tidak dianjurkan untuk menyantap makanan dan minuman berbuka yang memiliki suhu ekstrem (panas sekali atau dingin sekali seperti es). Meminum air es atau mencampur es ke dalam menu minuman berbuka sebelum menyantap makanan bisa merugikan tubuh karena es dapat menahan rasa lapar. Akibat dari hal ini, hidangan lain yang lebih bergizi bisa tidak tersantap karena kita telah kenyang. Asupan gizi yang seimbang pun berisiko tidak terpenuhi.
Untuk berbuka puasa biasakan meminum minuman manis yang hangat dan mengonsumsi
makanan ringan yang mudah dicerna. Bisa teh manis, sirup, kurma, pisang goreng.
Kurma dianjurkan bahkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena kurma termasuk makanan
manis, namun tidak mengenyangkan.
Menyantap beberapa buah kurma dan setelah itu meminum 1-2 gelas air putih atau
teh akan membuat sistem pencernaan di dalam tubuh bekerja dengan baik. Berikan
jeda agar kadar gula dalam tubuh menjadi normal kembali. Setelah menjalankan
shalat Maghrib, silakan nikmati makanan hidangan lengkap (nasi dan lauk pauk).
Hal ini bermanfaat untuk membantu tubuh menstabilkan energi metabolisme basal
dengan perlahan setelah seharian merosot akibat tidak mendapat pasokan energi.
Dengan memerhatikan pola berbuka yang sehat, maka puasa kita akan membawa
kegunaan yang berlipat-lipat. Baik bagi perkembangan jiwa/spiritual karena
menjalankan perintah agama untuk mengendalikan hawa nafsu, sekaligus baik bagi
tubuh kita.
Sumber :Buanapost.com
